Selasa, 06 Oktober 2015



Nama  : LIAHATI
Nim      : 2014210073
Prodi    : Ilmu Administrasi Negara
Kls        : A

PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap suatu masalah yang dihadapi. Dalam proses pengambilan keputusan tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan. Pengambilan keputusan tidak dapat dilakukan secara “ Asal Jadi “ karena cara pendekatan kepada pengambilan keputusan harus didasarkan kepada sistematis tertentu.
Sistematis tertentu itu perlu didasarkan kepada:
A.    Kemampuan organisasi dalam arti tersedianya sumber-sumber materil yang dapat dipergunakan untuk melaksanakan keputusan yang diambil.
B.     Tenaga kerja yang tersedia serta kualifikasinya untuk melaksanakan keputusan.
C.     Filsafat yang dianut oleh organisasi.
D.    Situasi lingkungan internal dan eksternal yang menurut perhitungan akan mempengaruhi roda administrasi dan manajemen dalam organisasi.
Periu diperhatikan pada hakekatnya pengambilan keputusan adalah pemecahan masalah dengan cara yang sebaik-baiknya.
Pengambilan keputusan disebut Dissesion Maker.
Keputusan itu diambil dikarenakan adanya sebuah masalah. Seorang pemimpin dituntut untuk bisa mengambil keputusan untuk mengakhiri segala permasalahan dengan ending yang baik. Pengambilan keputusan itu dikehendaki, direncanakan, dituju, strategi ( cara, metode dan efek ) dampak.
Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam suatu situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu. Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen.

Jumat, 16 Januari 2015

tugas uas



NAMA : LIAHATI
NIM     : 2014210073
PRODI : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
KELAS : A


Saya mampu menguasai konsep teoritis filsafat administrasi.
Filsafat dalam bahasa yunani terdiri dari dua suku kata, yaitu philos dan Sophia.
Philos artinya gemar, senang, atau cinta. Sedangkan Sophia artinya kebijaksanaan atau kearifan.
Dengan demikian dapat dikatakan filsafat berarti cinta kepada kebijaksanaan.
Filsafat administrasi adalah berfikir secara mendalam dengan berusaha mengetahui segala sesuatu tentang administrasi.
Sifat-sifat pemimpin yang baik adalah memberikan dorongan kepada bawahannya, memiliki kondisi fisik yang sehat sesuai dengan tugasnya, berpengetahuan yang luas, mempunyai keyakinan bahwa organisasi akan berhasil mencapai tujuan yang telah di tentukan, mengetahui dengan jelas sifat hakiki dan kompleksitas dari tujuan yang hendak dicapai, adil dalam memperlakukan bawahan dan gemar/cepat mengambil keputusan.